Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

A Dream of Little Duck (Cerpen part-2)

Part 2 Pesawat yang aku tumpangi sedang lepas landas. Alhamdulillah pesawat yang aku tumpangi lancar sampai Jepang. Ku segera turun, tiba-tiba ada seseorang yang bertanya kepadaku. “Apakah anda Cici Nuraeni?”tanyanya. “ya saya sendiri, ada apa ya?”jawabku. “Saya yang menjemput pertukaran pelajar dari Indonesia.”jelasnya. Aku lalu pergi dengannya kesuatu tempat. “Ini rumah yang akan kamu diami selama kamu masih pertukaran pelajar disini, dan sekolah yang kamu akan belajar tidak jauh dari sini. Besok hari pertama kamu sekolah, akan dijemput oleh seseorang.”jelasnya. Aku lalu berterima kasih kepadanya. Ternyata aku tinggal disini tidak sendiri ada dua orang perempuan. Mereka yang mendapat beasiswa ke Jepang. “ Youkoso( Selamat datang! ).”kata mereka berdua saat aku membuka pintu. “Arigatou gozaimas.”jawabku kepada mereka. “D oko kara kimashita ka? ( dari mana asalmu? )”Tanya mereka. “ Indonesia kara kimashita ( saya berasal dari indonesia ).”jawab ku. “Oh Indonesia, kami juga b...

A Dream of Little Duck (Cerpen part-1)

Di tengah padang rumput yang luas di dekat rumahku. Ku rasakan angin yang berhembus dengan lembutnya menerpa wajahku dan menerbangkan rambutku yang bergelombang, aku ingat kembali mimpi yang dari kecil selalu ku inginkan yaitu   mengunjungi negara yang penuh dengan bunga sakura dan salju. Ku ingat saat umur 8 tahun ku ingin berada di daerah yang bersalju, ku menyukai salju, ku ingin memegangnya, merasakan udara disekitar. Hingga sekarang, umurku 17 tahun, mimpi itu masih ada. ”sudah jam 4, aku harus pulang.” Ku segera menaiki sepeda kayuhku menuju rumah. “Assalamu’alaikum, Ibu aku pulang.”ucapku sambil masuk rumah. “udah pulang ci, udah mandi dulu sana.”ujar ibuku. “iya bu.” Kring…kring… alarmku berbunyi pukul 3 pagi. Segera aku bangun menuju kamar mandi untuk wudhu. Setelah itu ku sholat tahujud dan meminta kepada Allah. Dan kulanjutkan sholat subuh setelah adzan berkumandang. Setelah sholat ku membantu ibu. Lalu aku mandi dan menggenakkan baju putih abu-abu. “Ibu aku bera...