Baru Banget Mulai Pengajuan Skripsi? Apa Aja si Urutannya?


Aturan setiap universitas dalam memulai penulisan skripsi berbeda-beda. Bahkan setiap jurusan memiliki aturan yang berbeda-beda, dalam artikel ini aku akan spill the tea salah satu jurusan warna coklat di fakultas ijo, univ biru. Silakan tebak sendiri, it’s a puzzle

Sumber : gencraft.com

Berikut urutan seorang mahasiswa jurusan eksak dalam memperoleh gelar sarjananya :

  1. Pembuatan Outline
  2. Proposal dan Seminar Proposal
  3. Penelitian atau pengumpulan data
  4. Analisis Laboratorium atau studi pustaka
  5. Pengolahan data
  6. Penulsian Skripsi
  7. Seminar Hasil
  8. Sidang

Jadi apa sih itu outline? Outline merupakan gambaran atau kerangka berfikir agar penelitian lebih terarah. Outline hampir sama seperti proposal namun masih dalam bentuk  gasris besar atau bentuk kasar dan singkat.

Sumber : doc pribadi

Dalam outline dapat menunjukkan bagaimana kondisi fakta dan kondisi ideal yang diharapkan dari masalah yang telah kita temukan sebagai pokok penelitian. Dalam hal ini :

Kondisi Fakta :  

  1. Fakta yang menjadi sumber permasalahan dituliskan dalam bentuk butir-butir kalimat inti
  2. Jangan lupa untuk didukung refrensi bahwa fakta tersebut ada
  3. Refrensi tentang hasil penelitian terkait yang sudah ada
  4. Dijelaskan pula urgensi atau alasan mengapa permasalahan tersebut penting untuk diteliti atau dicari solusinya

Misal :

  • Lahan Ultisol Bogor yang kada Al-dd pada aras toksik (15 cmol(+).kg-1), dan fiksasi P tinggi, ketersediaan hara esensial rendah, BO rendah (referensi)
  • Penelitian-penelitian yang sudah ada untuk mengatasi hal tersebut dan hasil capaiannya (refrensi)

Kondisi ideal yang diharapkan : 

  1. Disebutkan kondisi yang diingankan oleh peneliti, dituliskan dalam butir-butir kalimat inti
  2. Didukung oleh refrensi tentang kondisi yang diinginkan

Misal : 

  • Lahan Ultisol Bogor kadar Al-dd pada aras minimal/tidak toksik/tidak menyebabkan fiksasi P, ketersediaan hara esensial, BO memenuhi kebutuhan untuk tanaman jagung (refrensi
  • Potensi bahan pembenah tanah atau beneficial MO untuk diaplikasikan (refensi & pernyataan peneliti

Kemudian Gap Masalah : disebutkan apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai kondisi ideal peneliti. Misalnya yaitu "diperlukan bahan pembenah tanah yang dikombinasikan dengan inokulasi beneficial MO untuk mengatasi permasalahan secara komprehensif"

Dilanjutkan dengan Penyusunan Solusi, biasanya dalam bagian ini mengandung novelty/orisinalitas ide. Misalnya yaitu "Peneliti akan menerapkan strategi baru dengan mengkombinasikan bahan pembenah tanah batuan fosfat dan limbah jamu dengan dosis imbangan saling substitusi ) dengan inokulasi beneficial MO sumber indigenous dan sumber introduksi lokal bukan produk komersial ) untuk mengatasi permasalahan secara komprehensif." Kemudian noveltynya yaitu bahan masukan pembenah tanah, dasar pemberian dosis, inokulasi MO. 

Dalam Perumusan Masalah, disebutkan lebih rinci tentang butir butir permasalahan yang akan dihadapi diteliti untuk memperoleh jawaban hasil temuan yang diinginkan. 

Misal : 

  1. Bagaimana komparasi efek batuan fosfat dibanding BO limbah jamu dalam menurunkan toksisitas Al pada Ultisol Bogor
  2. Bagaimana komparasi efek MO indigenous dan introduksi alam dalam mendukung pertumbuhan tanaman pada Ultisol Bogor dengan Al tinggi
  3. Bagaimana pengaruh masukan batuan fosfat , BO limbah jamu dan MO indigenous & introduksi terhadap penurunan Al dan terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada Ultisol Bogor

Tunjukkan Tujuan Penelitian yang diperoleh dari adanya rumusan masalah tersebut, disebutkan lebih rinci tentang butir butir tujuan penelitian untuk memperoleh jawaban hasil temuan yang diinginkan. 

Misal : 

  1. Menguji dan menganalis komparasi efek batuan fosfat dibanding BO limbah jamu dalam menurunkan toksisitas Al pada Ultisol Bogor
  2. Menguji dan menganalisis komparasi efek MO indigenous dan introduksi alam dalam mendukung pertumbuhan tanaman pada Ultisol Bogor dengan Al tinggi
  3. Menguji dan menganalisis pengaruh masukan batuan fosfat , BO limbah jamu dan MO indigenous & introduksi terhadap penurunan Al dan terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada Ultisol Bogor

Kemudian Rancangan Pelaksanaan Penelitian, dapat berupa rangkaian tahapan atau kajian. 

Misal : 

  • Tahap I. Penyiapan dan analisa awal bahan pembenah tanah batuan fosfat , BO limbah jamu , MO indigenous dan introduksi , untuk penentuan dosis dll
  • Tahap II. 1. Pengujian komparasi batuan fosfat dengan BO limbah jamu dalam menurunkan Al, uji laboratorium rumah kaca 2. Pengujian komparasi MO indigenous dan introduksi dalam menurunkan Al atau kemampuan lainnya , uji laboratorium
  • Tahap III. Pot experiment di rumah kaca dengan rancangan percobaan RAL faktorial A x B, sejumlah X ulangan catt : A,B, X simbol , dengan melibatkan perlakuan batuan fosfat , BO limbah jamu, MO indigenous dan introduksi

Untuk Hasil yang Diharapkan, disebutkan butir-butir hasil yang diharapkan. 

Misal : 

  1. Tanah Ultisol Bogor dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanaman jagung dengan produktivitas tinggi
  2. Limbah BO jamu dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembenah tanah
  3. MO indigenous dan/ atau introduksi lokal dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas lahan Ultisol

Begitulah tahapan pembuatan outline untuk memulai penelitian skripsi kalian. Jangan lupa banyak membaca refrensi ya teman-teman. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) – Taksonomi dan Morfologi

There are many advantages to cute tomatoes

Bingung Mulai Nulis Skripsi? Ayo Belajar Cara Penulisan Bab 1 dalam Skripsi